Jakarta, 29 Juli 2020
Pada pagi ini aku mendapatkan sebuah kutipan ayat dari kapsul “Words of God” yaitu Mat 24:42 “Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang”. Tidak lama berselang, aku melihat sebuah video khotbah di instagram dari salah satu pendeta yang bertemakan tentang 5 gadis bodoh dan 5 gadis bijaksana (Mat 25:1-13). Pada ayat ke-13 juga disebutkan hal yang sama “Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya” Dua ayat ini berisi mengenai hal yang sama yaitu meminta kita sebagai anak Tuhan untuk selalu berjaga-jaga dan bersiap diri untuk menyambut datangnya Tuhan kita ke dunia.
Jika kita melihat sekilas tanpa merasakan lebih dalam, yang kita rasakan hanyalah rasa takut bahwa dunia mungkin akan segera kiamat. Tapi bila kita melihat dari sisi lain, kita bisa mengartikan bahwa kita sebagai manusia tidaklah dapat tahu dengan pasti seperti apa masa depan yang akan terjadi.
Kita tidak dapat memprediksi akan masa depan
yang akan datang. Dalam situasi seperti sekarang ini dimana kita umat manusia
di seluruh dunia sedang mengalami wabah Covid-19, orang-orang yang ada di
seluruh dunia telah mengalami sebuah “masa depan yang tidak dapat diprediksi”.
Sebelum terjadi wabah ini, orang-orang memiliki banyak rencana untuk masa
depannya. Mulai dari rencana pendidikan, bisnis dan sebagainya; dan semua telah
berbeda dengan apa yang telah mereka rencanakan.
Pada saat ini mereka bahkan
ada yang harus melupakan rencana-rencana itu sementara dan lebih memikirkan
untuk rencana sekarang ini “bagaimana agar kehidupan ekonomi tidak terpuruk?
Bagaimana agar tetap dapat makan sehari-hari?”
Kita harus berjaga-jaga dalam hal apapun. Bilamana Tuhan datang kita telah mempunyai modal untuk kehidupan kekal kita bersamanya. Selalulah berbuat kebajikan antar sesama, kasihilah sesamamu seperti Tuhan mengasihi kamu. Sebab itulah yang telah diperintahkan oleh Tuhan kita. (Mat 22:39)
Salam Penulis,
Anonim
Tidak ada komentar:
Posting Komentar